Minggu, 03 Desember 2017

My Campus Activity II

Assalamu'alaykum wa rohmatullah wa barokatuh. 

Hai, gaes!!! Eak. Ketemu lagi sama Iroh nih. Oh, ya, dah lama banget ya sejak Ir terakhir nge-post. Aku lihat terakhir, post-ku dah bulan Oktober kemaren, uy. πŸ˜ Lamanya...πŸ™


Kali ini, Ir akan berbagi cerita mengenai kegiatan perkuliahan di kampus. Btw, Ir mau curhat dikit nih. Hari-hari terakhir ini, Ir masih nostalgia berkepanjangan nih sama masa-masa sekolah. Apalagi kalo ngeliat tugas yang terus numpuk. Dan lebih lagi, kalo tugas itu tugas kelompok, duh. Kayaknya hantu-hantu kemalasan yang ada di jaman sekolah balik lagi, deh😩. 

Lalu, apa yang harus iroh lakukan? 😌.

Ahaaa!!! Iroh ada tips-tips nih. Buat kamu kamu yang masih males malesan buat serius belajar dan ngerjain tugas.

  • Lihatlah pendukungmu.
Eak. Berasa atlet nih punya pendukung-pendukung segala. Tapi nggak salah lho, gaes. Dimana pun dan siapapun itu, pasti ada seseorang yang mendukungmu. Dan yakinlah. Tiap-tiap pendukungmu itu selalu menyelipkan kamu dalam doa mereka. Salah satu dan yang paling utama adalah orang tua. Bayangin, gaes. Sesibuk apapun mereka berjuang menghidupimu, pastinya selalu ada doa yang terselip untukmu. 

  • Doa.
Yup. Ini, nih kebiasaan yang mulai sering ditinggalin sama yang katanya namanya Kids Kids Jaman Now. Sekeras apapun usahamu, seberat apapun pengorbananmu. Tanpa doa, keberkahan yang kamu dapatkan dari belajarmu itu akan sia-sia. Mengapa gaes? Kita sebagai makhluk yang beragama, wajib untuk menyadari keberadaan tuhan di sisi kita. So, kalo kamu masih nggak menyertakan Tuhan dalam belajarmu, apa masih layak kamu diberi keberkahan ilmu-Nya? Just think it!

  • Sedia pengingat
Buat kalian makhluk-makhluk Jaman Now nih yang harus diperhatikan. Ada nih pepatah mengatakan kalo 'Manusia itu tempatnya salah dan lupa'. Karena itu, kalian pasti butuh nih yang namanya pengingat. Nah, pengingat itu terkadang untuk orang-orang tertentu, terutama buat orang yang meu belajar jadi anak rajin kayak Ir ini, tak cukup hanya dengan alarm dan kertas-kertas tempelan. Pengingat lain sebagai bentuk antisipasi adalah orang lain. Baik orang tua, saudara, mapun teman akrab. Dengan mereka, setidaknya ada lebih dari satu otak yang terus mengingatkanmu dalam belajar maupun untuk mengerjakan tugas.
  • Niat
Ini, nih. Yang wajib bagi siapapun yang ingin belajar maupun melakukan kegiatan lainnya. Tapi yang Ir maksud disini bukan berarti kalian harus mengucapkan niat kalian. Hanya saja, yang perlu dilakukan adalah melakukan pembaruan niat. Spesies Jaman Now nih, adaaa aja yang suka salah niat waktu berangkat kuliah. Ada yang bener-bener niat cari ilmu, ngumpul organisasi, ada juga yang niatnya nemuin temen, nyibukin diri atau melarikan diri dari kos yang super nyuntukin, ato malah ngecengin gebetannya nyambi belajar. Masya Allah. Yah, mungkin  beberapa diantaranya emang cuma pikiran buruk Ir, cuma Ir yakin. Adaa aja mahasiswa yang suka salah niat waktu ngampus.

Nah, untuk itu Ir mau ngingetin kalian biar terus ngebuat niat belajar kalian waktu di kampus itu permanen. Toh nggak ada ruginya juga kan kalo kita bener-bener niat belajar alias cari ilmu di kampus. Yah, walaupun mepet-mepetnya belajar berteman dan mencari pendamping hidup. Eaaaak. Intinya, inget kalian di kuliahin itu untuk belajar. Bukan semata-mata untuk menyibukkan dunia.
  • Fokus
Pemuda-pemudi yang dirahmati-Nya sekalian. Lika liku kehidupan itu memang selalu datang tanpa dinanti dan kemunculannya terkadang bertubi-tubi. Bener kan, yak??? Ah, udah. Benerin ajalah si Iroh ini. Sering kali kita sebagai mahasiswa merasa ujian berbentuk tugas, kelompokan, karya tulis, atau apapun itu selalu datang dan merambat cepat dalam pikiran kita. Sehingga terkadang kita merasa ujian kita ini sangat berat dibanding yang orang lain alami. Padahal Tuhan YME pastilah memberikan ujian kepada kita sesuai dengan batas kemampuan kita.

Maka dari itu, janganlah kita terlalu membuat ruwet pikiran kita dengan memikirkan segala ujian itu. Dari semua ujian, pilahlah satu persatu sesuai batasan deadline nya. Lalu kerjakanlah dari yang memiliki tenggang deadline paling dekat. Tapi bukan berarti ngejar deadline loh, ya. Hanya agar kesiapan kita mengatur tugas itu tidak bertabrakan dengan pikiran untuk menyipakan tugas yang lain.

  •  Istiqomah
Bila kebaikan-kebaikan diatas sudah dilakukan, maka tugas terakhir kita adalah berusaha untuk melakukannya terus menerus, bukan malah tersendat-sendat. Istiqomah ini penting untuk dilakukan karena kesalahan yang paliing banyak dilakukan seseorang adalah ketika Ia berniat berhenti sebentar saja. Yah, sebentar aja kok bisa salah sih... Ya, karena dari berhenti yang hanya sebentar saja itu pasti nantinya akan ada ujian yang membuat kalian sulit untuk memulai lagi. So, terus istiqomah, yaaakkk



Mungkin segini dulu nih pos dari Ir. Masih ada 7 pos lagi yang harus dikerjain buat tugas.
Yeheee... Ketahuan nih ye kalo ini buat tugas. Yodah, mungkin cukup sekian buat pagi ini.
Semoga ada berkah yang bisa didapatkan. Bila ada salah itu jelas dari Iroh. Bila ada kelebihannya itu dari Allah semata.

Wassalamu'alaykum wr. wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar